(Grup BPN) BACA SELENGKAPNYA⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️🇮🇩✍️✍️✍️💯
Takalar Bentara patrolinews.id— Pemerhati Kebijakan Publik dan Budaya, H. Hiyar Abdi Hamzah Daeng Nuntung, menyampaikan apresiasi terhadap arah kebijakan pembangunan Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Ir. H. Firdaus Daeng Manye, MM bersama Wakil Bupati Dr. H. Hengki Yasin, SE, MM. Hal tersebut
disampaikannya saat ditemui awak media, baru-baru ini.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Takalar ke-66 tahun. Ia berharap momentum hari jadi ini menjadi penguat semangat pembangunan sekaligus memperkokoh kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, sejumlah langkah strategis yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Takalar menunjukkan keseriusan dalam mendorong kemajuan daerah yang berkelanjutan dan terukur.
“Pada prinsipnya kami sangat mengapresiasi capaian serta berbagai terobosan yang dilakukan. Kebijakan yang diarahkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi sudah menyentuh aspek ekonomi, pelayanan publik, hingga tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Ia menilai fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan langkah penting untuk memperkuat kemandirian fiskal. Dengan PAD yang kuat, pembangunan daerah tidak sepenuhnya bergantung pada transfer pemerintah pusat.
Selain itu, kebijakan digitalisasi pelayanan pemerintahan juga dinilai sebagai kebutuhan mendesak di era modern. Digitalisasi diyakini mampu mempercepat pelayanan publik, meningkatkan transparansi, serta meminimalkan praktik birokrasi yang berbelit.
“Digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi instrumen untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.
Di sektor ekonomi, rencana pemerintah daerah dalam mencanangkan tujuh destinasi wisata mendapat penilaian positif. Ia menyebut posisi geografis Takalar yang dekat dengan Makassar sebagai peluang besar untuk menggerakkan sektor pariwisata dan UMKM berbasis masyarakat.
“Takalar memiliki keunggulan lokasi. Kedekatan dengan Makassar harus dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi, khususnya dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, ia juga menyoroti perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta upaya membangkitkan kembali semangat kerja aparatur. Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh motivasi dan kesejahteraan ASN.
“ASN adalah wajah pelayanan pemerintah. Ketika kesejahteraan dan semangat kerjanya meningkat, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat juga akan ikut meningkat,” katanya.
Ia berharap konsistensi kebijakan yang telah dirancang dapat terus dijaga agar pembangunan daerah berjalan secara berkesinambungan.
“Dengan arah kebijakan yang jelas dan terukur, kami optimistis Takalar akan semakin maju dan mampu bersaing dengan daerah lain di Sulawesi Selatan. Semoga di usia ke-66 tahun, Kabupaten Takalar semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
